Home > Uncategorized > Komponen Penting dalam Surat Kontrak Kerja

Komponen Penting dalam Surat Kontrak Kerja

Diterima bekerja di sebuah perusahaan adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Biasanya karyawan baru akan diberikan surat kontrak kerja yang harus ditandatangani sebagai bentuk kesepakatan bersama. Di sini Anda perlu kecermatan dan pemahaman, agar isi kontrak kerja tidak memberatkan Anda. Bila perlu bacalah berulang isi surat atau minta waktu untuk dipelajari lebih lanjut, supaya tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

Isi surat kontrak kerja pada umumnya menyampaikan hak dan kewajiban karyawan pada perusahaan. Jadi Anda harus benar-benar memahami isi surat tersebut. Setelah itu keputusan ada ditangan Anda, apakah tetap mengambil pekerjaan tersebut atau mendiskusikan kembali bila ada poin kontrak kerja yang tidak disetujui.
Komponen Penting Saat Kontrak Kerja

Bagi fresh graduate yang belum mempunyai pengalaman kerja, berbagai komponen penting perlu Anda perhatikan dalam surat kontrak kerja. Berikut ini beberapa komponen penting yang wajib Anda cermati.
1. Jabatan dan Tugasnya (Job Description)
Jabatan atau posisi yang diberikan akan memberikan beban tugas dan tanggungjawab tertentu. Ketahui dengan pasti dan terperinci, agar bisa dikerjakan sebagaimana prosedurnya. Ketidakjelasan jabatan dan job description dalam kontrak kerja akan menimbulkan konflik yang tidak baik dalam lingkungan kerja.
2. Tata Tertib atau Peraturan Perusahaan
Setiap perusahaan mempunyai kebijakan yangberbeda-beda. Jadi walaupun telah memiliki pengalaman bekerja sangat wajib mencermati komponen tersebut. Pahami segala peraturan mengenai hari kerja, jam kerja, penetapan hari libur rutin atau hari libur nasional, toleransi keterlambatan masuk kerja, pengajuan cuti, ketentuan pengajuan resign, ketentuan jam lembur (over time), jenjang karir dan sebagainya.
3. Imbalan Gaji dan Berbagai Tunjangan Lainnya
Tujuan terpenting Anda dalam bekerja adalah mendapatkan penghasilan atau gaji. Biasanya dalam proses tes wawancara terjadi negosiasi atau kesepakatan gaji yang bisa diperoleh. Bila telah mendapatkan kesepakatan bersama, pastikan sebelum menandatangani kontrak kerja telah tertera nominal gajinya. Apabila Anda diberikan hak mendapatkan berbagai tunjangan, juga harus tertera dengan rinci dan jelas. Biasanya dalam surat perjanjian tersebut tertera, seperti gaji pokok, uang transportasi, uang makan, Tunjangan Hari Raya (THR), tunjangan kesehatan, tunjangan anak istri dan sebagainya. Biasanya juga perusahaan menerapkan sistem training (percobaan) selama beberapa bulan dan biasanya juga pemberian gaji berbeda saat Anda telah melalui masa training. Sehingga Anda juga harus mengetahuinya dengan pasti.

Pemutusan Hubungan Kerja
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa terjadi atas kesalahan Anda pribadi atau kondisi perusahaan yang sedang bangkrut. Bila terjadi gelombang PHK, Anda sebagai karyawan berhak mendapatkan pesangon. Dalam surat kontrak kerja akan mencantumkan mekanisme pemecatan atau pemberhentian kerja, ketika terjadi pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi oleh perusahaan. Sehingga permasalahan ini harus dipahami sebelum menyepakati kontrak kerja. Cermati isi surat tersebut akan membawa Anda ketenangan dalam bekerja sehingga karir bisa berkembang sesuai prestasi Anda.

Categories: Uncategorized Tags: